Bramuda’s Blog

A song For My Savior God..

Posted by: bramuda on: March 6, 2009

Tuhan aku merindukan HadiratMU

Terima kasih Yesus atas kasih sayangMU kepadaku

Ustadz Ceramah soal korupsi, Bupati Ngambek !!

Posted by: bramuda on: December 3, 2008

Ustadz Ceramah soal korupsi, Bupati Ngambek !!

PEKANBARU- Gara-gara seorang ustadz ceramah soal korupsi, Bupati Rokan Hilir, Riau, Anas Maanun langsung ngambek. Anas langsung berdiri dan meninggalkan acara ceramah itu.

Kejadian yang dirasa mengherankan sekaligus menggelikan dan menimbulkan tanda tanya besar ini ini terjadi sekitar seminggu lalu saat peringatan Tahun Baru Islam 1419 Hijriah di Mesjid Agung Al Ikhlas Jalan Utama, Bagan Siapi-api,Rohil Riau.

“Kejadianya saat itu saya sedang ceramah sekira 20 menit. Namun entah mengapa dia (Bupati) marah. Tapi saya sudah memaafkannya. Kalau kejadian seperti itu sudah biasa saya hadapi,” ungkap Samsul Nababan Kamis,(17/01/2007) saat dihubungi lewat telponnya

Menurut Sumber yang didapat okezone menyebutkan saat malam kejadian itu Bupati Rohil Anas Maanun beserta istri dan beberapa pejabat kabupaten itu sedang duduk dibangku barisan depan untuk mendengarkan siraman rohani.

Saat ustadz kondang Samsul Arifin Nababan memasaki podium suasana pada menit pertama nampak begitu tenang. Namun sekitar puluhan menit sang ustadz mulai ceramah soal korupsi.

Beberepa kata yang sempat diucapkan oleh Ustadz Samsul bahwa dengan pergi haji semua dosa bisa diampuni. Ia memberi contoh, jika ada seorang koruptor yang membawa keluarganya naik haji ke Mekkah. Setelah pulang haji, sang koruptor meyakini seluruh dosanya telah disucikan. Jadi semua tentang istilah itu adalah keliru.

Mungkin karena kesal atau ada perasaan lain, sang Bupati ini langsung bangkit dari tempat duduknya dan mengatakan “Apa tidak ada ceramah lain lagi. Tidak saya saja yang korupsi,” ketus nara sumber menirukan kata sang Bupati kala itu.

Setelah berdiri dan mengucapkan kata itu dengan terburu-buru Anas Maanun langsung menarik tangan istinya untuk keluar dari ruangan itu. Melihat bupatinya ngeloyor pergi beberapa pejabat Pemkab Rohil yang juga hadir juga ikut-ikutan pergi. Tinggalah sang ustadz dengan terperangah menyaksikan kejadian itu beserta beberapa undangan lain.

“Ya gak usalah terlau dibesar-besarkan ya. Saya sudah ikhlas memaafkanya” pinta Samsul Nababan.

Sementara itu Bupati Rohil Anas Maanun yang diminta klarifiksinya oleh wartawan di Kantor Gubernur Riau, enggan berkomentar mengenai kejadian itu. Dengan terburu-buru dia langsung pergi meninggalkan wartawan.
(fit)
Seperti dilansir okezone (18/1).

Apa komentar teman-teman tentang sikap Bupati ini?? Silahkan tuliskan komentar teman-teman yach..
Terima kasih


Mood Gw Lagi Kacau nih…

Posted by: bramuda on: November 29, 2008

Hey apa kabar semuanya?? gw lagi bete nih and mood gw lagi kacau akhir2x ini, klo merunut teori komunikasi dari teori Johari window, saat ini gw lagi di dalam jendela Hidden Area..hehehe

Gw sebenarnya lagi jatuh cinta sama seseorang, tetapi orang itu tidak memilih gw, yah apa mau dikata? gw terpaksa harus menerima dengan lapang dada tentunya dong.

Tapi sejujurnya gw benar-benar kecewa sama orang itu, gw merasa dibohongi…tapi ya udah gw mulai akan melupakan dia..mungkin dengan hang out beberapa kali di tempat-tempat hang out terbaik di Ibu kota ini, gw harapkan bayangan dia bisa hilang dari hidup gw.

ya segini dulu yach curhatan hidup gw…

see u..

Christian Ambassador World Community

Posted by: bramuda on: November 20, 2008

Dicari para Duta Besar-Duta Besar kerajaan Kristus yang
mempunyai semangat untuk membuat Indonesia menjadi lebih diberkati
oleh Tuhan Yesus melalui Praise and Worship.

Rocking Indonesia
With Praise and worship for our only One Almighty God, Jesus Christ.

Christ Ambassadors
World Community ( CAWC ) adalah sebuah community yang didirikan oleh Bramuda
Doloksaribu, yang berkedudukan diJakarta

.

Visi Community ini
adalah untuk mengajak orang-orang yang rindu untuk mempersiapkan jalan bagi
Tuhan Yesus dan membuat perubahan bagi dunia ini.

Misi Christ
Ambassadors World Community adalah melakukan terobosan bagi anak muda dan
remaja, serta Orang-orang Dewasa dalam melakukan pelayanan untuk Tuhan,
Sehingga diharapkan anggota community ini dapat bersaksi kepada semua umat
manusia Bahwa Tuhan kita itu Besar dan Berkuasa penuh dalam kehidupan manusia.

Christ Ambassador World Community mengharapkan Saudara/i
dapat bergabung dengan Community ini untuk mengambil bagian dalam pelayanan
yang meliputi :

  1. Praise
    and Worship Event Management
  2. Pendoa
    Syafaat
  3. Guru
    Sekolah Minggu
  4. Bakti
    Sosial
  5. Fund
    Raiser untuk kegiatan amal
  6. Penginjil

Christ Ambassador World Community terbuka untuk segala
denominasi Gereja, didalam komunitas ini Semua adalah satu di Mata Tuhan,
dengan satu tujuan yaitu Memuliakan Tuhan Yesus.

Kami menunggu Saudara/I untuk bergabung didalam Christ
Ambassador World community.

Regards,

Christ Ambassador World Community

“ Success With God “

“Supaya dalam
nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi
dan yang ada di bawah bumi,dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah
Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!”

Filipi 2:10-11

KENAPA SUPERHERO MENOLAK BEKERJASAMA DENGAN INDONESIA??

Posted by: bramuda on: November 20, 2008

Dengan meningkatnya tingkat kriminalitas di ibukota dewasa ini,
pemerintah Indonesia telah mengirimkan proposal penawaran kerja kepada
sejumlah superhero dari negara paman Sam.

Proposal ini menawarkan suatu bentuk kerjasama dimana para superhero
diminta kesediaannya untuk bekerja di Indonesia dalam kerjasama dengan
Mabes Polri untuk memerangi kriminalitas yang marak terjadi di kota2
besar Indonesia , khususnya Jakarta .

Tetapi tidak diduga sejumlah besar superhero MENOLAK ajakan kerjasama
ini. Berikut adalah alasan penolakan tersebut, yang mana membuat
Indonesia TERSINGGUNG BERAT….

1. BATMAN (Bruce Wayne)
Bruce Wayne menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan yang terlalu
dibuat-buat. ALasan beliau adalah
DIA KEBERATAN MENANGGUNG PAJAK IMPOR BAT-MOBILE KE INDONESIA . BAYANGIN
AJA PAJAK IMPOR MOBIL MEWAH
YANG SELANGIT, APALAGI UNTUK BAT-MOBIL
YANG SECANGGIH ITU

2. SPIDERMAN (Peter Parker)
Parker juga menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan
DI INDONESIA HANYA ADA SEDIKIT SEKALI GEDUNG TINGGI, YANG MENYULITKAN
DIA UNTUK BERGELANTUNGAN DARI GEDUNG KE GEDUNG. KALAUPUN ADA GEDUNG
TINGGI, JARAKNYA TERLALU BERJAUHAN, SEHINGGA SANGAT MENYULITKAN.
BELUM LAGI SAAT BERGELANTUNGAN, DIA TAKUT KECANTOL KABEL LISTRIK DAN
TELEPON YANG BANYAK BERSERAKAN DI LANGIT2 KOTA BESAR INDONESIA

3. INVISIBLE GIRL (Susan Storm)
Menolak dengan alasan MINDER. Kemampuan menghilang yang dimilikinya
masih jauh kalah dengan kemampuan menghilang orang2 Indonesia . Berikut
wawancara yang dilakukan dengan CNN
SAYA SIH HANYA BISA MENGHILANGKAN DIRI SAYA SENDIRI. BANYAK ORANG DI
INDONESIA YANG BUKAN HANYA BISA MENGHILANGKAN DIRI SENDIRI, MALAHAN
HUTANG, ASSET2 NEGARA YANG PERNAH DIKUASAI, SAMPAI HUTANG2 KORUPSI PUN
BISA DIHILANGKAN
JUGA. JADI SAYA MINDER NIH…..

4. THE THING
Menolak dengan alasan
DI INDONESIA SUDAH BANYAK ORANG DENGAN KULIT YANG LEBIH TEBAL DARI
SAYA. BUKAN HANYA KEBAL PELURU, MALAHAN SUDAH KEBAL MALU SEGALA.

5. HUMAN TORCH (Johnny Storm)
Menolak juga sama dengan anggota2 Fantastic 4 yang lain, karena
BELUM JUGA MULAI BEKERJA, DIA UDAH MENDAPAT PANGGILAN DARI KEJAGUNG
KARENA DICURIGAI MENJADI DALANG TERBAKARNYA BEBERAPA PASAR DI INDONESIA .

6. THE FLASH (Barry Allen)
Sebenarnya Allen sudah mempertimbangkan untuk menerima proposal ini,
tetapi setelah melakukan survey ke berbagai lembaga pemerintahan dia
akhirnya menolak.
BAYANGKAN AJA, UNTUK MENDAPATKAN TANDA TANGAN KTP AJA ORANG HARUS
MENUNGGU BERHARI-HARI. ITU AJA MASIH SABAR. JADI KESIMPULAN SAYA,
ORANG INDONESIA TIDAK MEMERLUKAN SEORANG SUPERHERO YANG MEMILIKI
KEKUATAN BERUPA KECEPATAN. KECEPATAN TIDAK ADA ARTINYA BUAT BANGSA
YANG ALON2 ASAL
KELAKON.

7. SUPERMAN (Clark Kent )
Sang manusia baja ini menolak dengan sopan, karena
SAYA TAKUT DISANGKUTKAN DENGAN TUNTUTAN MELAKUKAN AKSI
PORNOGRAFI/PORNOAKS I KARENA CELANA DALAM SAYA DI DEPAN.

8. AQUAMAN
Merasa tidak kuat setelah mencoba pekerjaan baru di Indonesia , karena
LAUTNYA UDAH TERCEMAR LUMPUR LAPINDO

9. WONDER WOMAN
Pada mulanya, sang peace ambassador dari atlantea ini merasa yakin
bisa membantu pemerintah Indonesia . Tetapi setelah pengamatan lebih
lanjut, dia akhirnya menolak juga dengan alasan
KALO SAYA MATI DI US DALAM MENUNAIKAN TUGAS KAN MASIH BERGENGSI,
DIBUNUH MONSTER / VILLAIN.
DI INDONESIA BISA2 SAYA MATI DIGREBEK FPI GARA2 KOSTUM SAYA YANG SUPER
SEKSI INI.

10 CAT WOMAN
Menolak setelah ketakutan mendengar lagu KUCING GARONG

favorit song of Batak songs part 3-Nommensen

Posted by: bramuda on: November 20, 2008

Nomensen Vox. Tongam Sirait

Tingki parroni ompung ta si Nomensen

Sian luat Jerman sian tano Eropa

Mamboan jamita pararathon barita

Barita las ni roha

Poda ni opungta tu hita bangso batak

Asa unang gabe muba hita on

Ta ulahon adat toba ta podahon dalihan na tolu

Sahat tu siminikta muse

Poda ni ompui tu hita ganup

Asa unang lupa be martangiang

Poda ni ompui tu hita ganup

Ta pature ma tong-tong

Par-roha-on ta be

Martona do ibana di Si Atas Barita

Mamboan tangiang nang pe di Pearaja

Pasombu ma ahu Tuhan dohot bangsoon

Sahat tu na laho mate au

Siboan tua do ompun-ta si Nommensen

Dipodahon tu hita be haulion

Siboan dame do opput-ta si nomensen

Tapature ma tongtong

Par-roha-ta on ta be

favorit song of Batak songs part 2- Boru Panggoaran

Posted by: bramuda on: November 20, 2008

Charles Simbolon- Boru panggoaran

Ho do boruku tampuk ni ate-ateki
Ho do boruku tampuk ni pusu-pusuki
Burju burju ma ho
Namarsikkola i
Asa dapot ho na sininta ni rohami

Reff
Molo matua sogot ahu
Ho do manarihon ahu
Molo matinggang ahu inang
Ho do na manogu-nogu ahu

Ai ho do boruku boru panggoaranki
Sai sahat ma da na di rohami
Ai ho do boruku boru panggaoaranki
sai sahat ma da na di rohami

Favorit song of Batak songs Part 1- Anakku Na Burju

Posted by: bramuda on: November 20, 2008

Anakhu na burju anak hasianku Anakhu na lagu
Ingot do ho amang diangka poda ni Natua tua mi
Dung hupaborhat ho na marsikkola i
Tu luat na dao i amang
Benget do ho amang benget do ho manaon na dangol i

Molo huingot do sude tahe amang
Pangalahom na salpu i
Sipata lomos do natua tuamon di sihabunian i
Hutangianhon do mansai gomos amang
Anggiat muba rohami
Dijalo do amang dijalo do tangianghi amang

Reff
Ipe amang hasianhu
Anakhu na burju
Pagomos ma tangiang mi
Tu Mula Jadi Nabolon i
Anggiat ma ture sude hamu pinomparhi amang
Marsiamin aminan marsitukkol tukkolan
Songon suhat di robean i

Dung lam dao amang pangarantoan mi anak hasianku
Dihaburjuhon ho di i sude tahe amang di tano sileban i
Mauliate ma tadok tu Tuhan i
Di naung di najinalo mi amang
Jumpang mu do amang jumpang mu do na jinalahan mi

Brand Communication Article part 2

Posted by: bramuda on: November 15, 2008

Calon Presiden Alternatif: Distorsi Komunikasi Uncontrollable Media

Amalia E. Maulana

Dimuat di Majalah Warta Ekonomi, 20 Oktober 2008

Proses Pencitraan Personal Brand bisa mengalami hambatan jika tidak ada usaha yang serius dalam menangani distorsi via Media yang dikontrol oleh Publik.

Semua iklan kecap pasti mengatakanproduknya nomer satu. Kalau toh ternyata rasa kecapnya kurang enak dan tidak seindah janji-janjinya, konsumennya santai saja. Paling-paling ganti merek waktu beli lagi. Tidak terlalu pusing kalau cuma masalah kecap. Gitu aja kok repot.

Nah, baru repot apabila yang diiklankan adalah personal brand, calon presiden pula. Ini menyangkut harkat hidup orang banyak. Jelas tidak sesederhana kecap. Salah pilih secara individu mungkin tidak berpengaruh banyak, tetapi kalau yang salah pilih kolektif, gabungan dari banyak individu — efeknya bisa panjaaaang dan lamaaaa…..

Controllable vs Uncontrollable Media

Sutrisno Bachir (SB)? Rizal Mallarangeng (RM)? Siapakah mereka? Beberapa bulan yang lalu, mereka hanya dikenal dalam kalangan terbatas. Tetapi berkat bantuan media massa, awareness terhadap nama-nama ini menjadi mencuat, terutama di kota besar Indonesia. Munculnya nama-nama calon presiden (capres) muda yang sekaligus merupakan calon alternatif seperti SB dan RM turut mewarnai kampanye pemilihan presiden yang marak belakangan ini. Kampanye pun diramaikan oleh hadirnya kembali tokoh lama dengan citra baru yaitu Prabowo Subianto dan Yusril Ihza Mahendra.

Iklan personal brand capres umumnya berisikan pesan-pesan yang disusun rapi dan terstruktur. Komunikasi mencakup aspek-aspek hebat dan fantastis tentang pemilik brand disampaikan dalam bentuk iklan elektronik dan cetak, termasuk billboard yang dipasang di jalan-jalan. Bentuk komunikasi ini disebut dengan istilah controllable communication, artinya pesan tentang brand dibentuk dan dikendalikan oleh pemilik brand nya (brand owner) langsung.

Persoalannya, belum tentu publik setuju dengan pesan-pesan polesan pencitraan tersebut. Apalagi jika pesan yang diangkat tidak cocok, tidak relevan dan cenderung bombastis. Contohnya adalah tema tokoh patriotik, pembela petani, peduli rakyat miskin, ahli dalam menyelesaikan semua persoalan bangsa, dll. Pesan-pesan yang tidak membumi ini yang biasanya justru memicu gencarnya serangan balik suara masyarakat Intelektual yang semakin kritis mempertanyakan dan menantang kebenaran dan relevansi komunikasi model ini. Bagi saya, fenomena publik yang kritis ini sangat melegakan, untuk menjaga keseimbangan informasi. Komunikasi dari brand owner (saja) bisa menyesatkan karena kentalnya kepentingan.

Sebenarnya, sudah sejak lama media konvensional seperti TV, koran, dan majalah menyediakan ruangan untuk tanggapan publik. Di acara TV dan radio kita kenal program-program interaktif dimana melalui telpon, publik bisa ikut berdialog. Di koran dan majalah, ada rubrik surat pembaca. Masalahnya, selain sangat terbatas tempat dan waktunya – di mata publik, media konvensional dikenal sarat muatan kepentingan golongan tertentu (pemerintah atau partai tertentu). Diduga ada banyak proses sensor dan seleksi sebelum pesan publik dimuat.

Alternatifnya, dengan kemudahan teknologi informasi/komunikasi, tersedia bentuk media baru (new media) yang lebih cepat, lebih bebas dan lebih leluasa untuk menampung suara publik. Melalui Internet, publik bisa menulis apa saja dalam wadah websites, personal blogs, e-forum, mailing list dan social networking media lainnya seperti Facebook dan YouTube, dll. Disini tidak ada batasan halaman, seseorang bisa menuliskan berlembar-lembar komentar kalau mau dan sanggup. Dan yang lebih penting lagi, praktis tidak ada sensor! Di media ini, yang pegang kendali isi komunikasi bukan pemilik brand lagi. Kendali dipegang oleh publik langsung. Karenanya dalam komunikasi pemasaran, media ini disebut dengan uncontrollable media. Istilah lainnya adalah Consumer Generated Media (CGM), yaitu media yang dibentuk dan dikontrol sendiri oleh konsumen (untuk konteks politik, konsumen analogi dengan publik)

Pemilik brand boleh saja mengatakan bahwa tulisan yang ada di dalam new media cenderung ngawur, tidak berbobot atau asal-asalan. Beberapa akademisi bahkan tidak menyarankan sitasi referensi dari CGM untuk tulisan ilmiah karena dianggap tidak bisa dipertanggungjawabkan. Tetapi, dilihat dari perspektif lain, hasil akhir sebuah komunikasi adalah persepsi yang terbentuk tentang brand. Persepsi didorong dari sumber-sumber komunikasi yang menurut audiensnya lebih meyakinkan, lebih kredibel. CGM ini menduduki peringkat kepercayaan (believability) yang jauh lebih tinggi dibanding iklan komunikasi biasa. Suara publik dinilai lebih independen dan tanpa pretensi.

Kita bisa belajar dari pengalaman Obama di Amerika. Tidak bisa dipungkiri bahwa popularitasnya menggurita sejak politisi ini memainkan peranannya dengan baik di media milik publik atau CGM. Kita acungi jempol untuk keberadaannya di banyak social media dan kesanggupannya untuk ikut nimbrung hadir di tengah kancah diskusi bebas publik. Faktor penguasaan terhadap “hard facts” dan “sincerity / ketulusan” yang langsung dirasakan publik sangat berperan pada meningkatnya angka jajak pendapat bagi Obama.

Di sisi lain, kekuatan track record McCain sbg pilot AL yang mengantongi medali ’Purple Heart’ dalam perang Vietnam, tidak bisa mengatrol popularitasnya secara dramatis. Aspek ini diiklankan dengan secara bombastis di awal-awal kampanye Mc Cain; tetapi disambut dingin oleh publik yang memperoleh informasi dari CGM – bahwa ada 560 orang lainnya yang memperoleh medali serupa dalam kejadian itu!

Intinya, jika pemilik brand tidak menyikapi hadirnya consumer generated media (CGM) dan menanganinya dengan baik, bisa jadi tujuan komunikasi brand yang sudah disusun dengan rapi, berantakan akibat distorsi atau gangguan komunikasi yang tidak sinergi yang berasal dari new media. Bahkan, kampanye Public Relations (PR) gaya lama dengan press conference dilengkapi dengan press release pun tidak bisa membendung derasnya suara publik. Bayangkan, tulisan jurnalistik di media konvensional yang dulu dianggap paling kredibel, bisa dimentahkan secara mudah oleh komentar-komentar pedas publik yang terekam dengan baik di Internet.

Sebagian orang masih menyodorkan kenyataan bahwa pengguna Internet di Indonesia masih rendah. Toh masih lebih banyak lagi masyarakat yang sama sekali belum tersentuh media ini. Argumentasi saya bukan dari sisi jumlah orangnya, tetapi dari segi pembinaan personal brand yang solid. Seperti apa persepsi publik terhadap tokoh-tokoh capres ini? Ini bukan sekedar pembinaan brand ‘tabrak lari’, artinya hanya digenjot satu tahun sebelum pemilu dan setelah menang, tidak perlu dipertahankan lagi. Mencapai citra personal brand yang kuat perlu road map yang panjang dan berliku. Persepsi publik (terutama kaum intelektualnya), sangat penting untuk digarap, diperhatikan dan dibina secara serius.

Riset Capres: Kuantitatif vs Kualitatif

Lembaga riset yang menangani jajak pendapat masyarakat terhadap capres bermunculan. Ini karena makin banyak pihak yang membutuhkan feedback atau ukuran dari keberhasilan aktifitas partai dan aktifitas kampanye personal brand yang sudah menghabiskan puluhan miliar rupiah. Makin banyak lembaga riset, makin bagus. Hasil temuannya bisa saling validasi.

Hampir semua lembaga menititkberatkan penelitian dengan metode survey secara kuantitatif. Paling tidak itu yang dipublikasikan di media-media dan menjadi referensi banyak pihak yang terkait. Bagaimana dengan feedback tentang persepsi secara kualitatif terhadap capres? Belum banyak yang merangkum hasil studi ini. Padahal, dengan banyaknya CGM yang berkembang sendiri di media, hasil persepsi kualitatif publik ini juga penting untuk menjadi acuan para pemilik brand dan partai atau golongan yang ada di belakangnya.

Tidak banyak informasi tentang kekuatan capres alternatif yang dibahas dalam survei-survei itu. Bagaimana persepsi publik terhadap nama-nama baru atau setengah baru? Siapa Sutrisno Bachir dan Rizal Mallarangeng, tokoh muda yang telah berdeklarasi sebagai calon alternatif, di mata publik? Bagaimana peluang Yusril Ihza Mahendra dalam kancah pemilu nanti? Apakah orang sudah melupakan siapa Prabowo Subianto dan terbius oleh citra baru hasil polesan iklan? Sejauh mana distorsi komunikasi dalam uncontrollable media berpengaruh terhadap proses pencitraan terhadap tokoh-tokoh di atas? Seberapa besar kesenjangan antara pesan yang disampaikan oleh iklan dengan tanggapan CGM?

Sedemikian banyaknya informasi di Internet yang menyimpan berita dan cerita tentang capres alternatif ini, membuat saya tergerak untuk melakukan penelitian tersendiri untuk mencari tahu jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas.

Riset kualitatif melalui metode netnografi.

Metode riset yang dipilih adalah metode kontemporer yang dikenal dengan nama netnografi (netnography). Metode ini merupakan salah satu teknik riset etnografi (ethnography) yang dilakukan melalui media Internet. Etnografi sendiri berarti studi perilaku konsumen langsung dari sumbernya dan keseharian mereka.

Metode etnografi banyak digunakan dalam konteks penelitian sosial budaya. Belakangan bahkan telah diterapkan secara komersial di bidang pemasaran, untuk lebih mendalami dan mengerti persepsi dan aspirasi konsumen terhadap produk dan/atau komunikasi iklannya. Produk-produk andalan Apple seperti i-Pod dan i-Phone merupakan contoh output hasil metode etnografi yang sukses di pasar.

Metode penelitian tentang persepsi publik terhadap capres kali ini terbatas pada data sekunder saja, yaitu pengumpulan informasi dari berbagai sumber di Internet, baik dari sumber yang merupakan controllable media maupun yang uncontrollable media. Tulisan-tulisan di media konvensional tentang capres dan kampanyenya yang dimuat dalam bentuk koran digital, merupakan sumber pertama yang digali. Dilanjutkan dengan informasi yang ditayangkan di website, blog, Facebook, YouTube (jika ada) yang dibuat oleh pemilik brand. Setelah itu, dikumpulkan berita-berita dalam mailing list, dalam e-forum, blogs dll yang memuat suara publik yang berisikan diskusi, komentar, review dan tanggapan akan berita maupun iklan capres.

Informasi yang dieksplorasi dari ketiga sumber di atas diekstraksi berdasarkan tingkat intensitas pembahasan yang ada, dan kemudian dicari benang merah untuk validasinya. Obyek penelitian dibatasi pada empat orang capres alternatif yaitu Yusril Ihza Mahendra, Rizal Mallarangeng, Sutrisno Bachir dan Prabowo Subianto dengan alasan keempat tokoh ini yang banyak diulas di CGM dan relatif lebih gencar dalam aktifitas/mengkampanyekan dirinya melalui media massa.

Rangkuman hasil temuan yang didasari dengan studi kualitatif yang akan dijabarkan berikut ini diharapkan bisa memberikan warna baru hasil riset tentang capres 2009. Dengan sudut pandang yang berbeda, studi ini bisa melengkapi hasil jajak pendapat melalui metode survei yang telah dilakukan secara regular oleh berbagai lembaga.

Terjadi distorsi terhadap komunikasi brand.

Hasil riset sangat menarik bahwa pesan yang dipilih oleh pemilik brand yang dimuat dalam iklan-iklan di controllable media disejajarkan dengan tanggapan CGM/ uncontrollable media. Sangat menarik karena terdapat perbedaan (discrepancies) yang nyata antara pesan di kedua tipe media ini.

Rizal Mallarangeng Siapa di belakangmu?

Controllable Media

Uncontrollable Media

- RM09

- Direktur Freedom Institute

- If there is a will, there is a way

- Save Our Nation, Peduli kepada rakyat

- Kritis kepada pemerintah

- Obama Indonesia

- Target pemilih muda

- Generasi Baru, Harapan Baru

- Facebook, YouTube : Modern

- Surat Untuk Semua

- Capres alternatif, kesegaran baru,

terobosan baru

- Jalur independen

- Target jangka panjang : tidak punya

beban

- Dana kampanye dari simpatisan ala

Obama

- Fokus Program: Gizi, Ilmu dan Pekerjaan

- Adik Andi Mallarangeng, jubir SBY

- Darah muda, lebih tangkas

- Pihak di balik kekalahan perundingan Exxon.

- Obama Indonesia? Hallo…? Track record?

- Pencitraan biaya tinggi : iklan TV, billboard super besar di jalan Gatot Soebroto

- Dari mana dana kampanye?

- Siapa ’teman-teman’ RM? Konglomerat?

- Mewakili kepentingan siapa RM? Kapitalis?

- Modern tetapi bermental inlander

- Dekat dengan Bakrie – Lapindo dan Surya

Paloh, Metro TV.

- Pemimpin Muda? Idola yang sebenarnya

adalah Tan Malaka, Sukarno, Hatta, Syahrir:

religius, nasionalis, berani, pintar, sayang

rakyat

- RM Mimpi? Jalan pintas

Sutrisno Bachir : Hidup adalah Perbuatan

Controllable Media

Uncontrollable Media

- Ketua Umum PAN

- Tagline: Hidup adalah Perbuatan

- Menyitir Chairil Anwar: Sekali Berarti, sesudah itu mati

- Iklan TV, Baliho, iklan bioskop, spanduk

- Pengusaha sukses, mendanai kampanye sendiri

- Target pemilih muda

- Branding digarap secara profesional oleh Fox Indonesia, lembaga strategic & political consulting pertama di Indonesia

- Didukung nama besar: sutradara Rizal Matovani, fotografer Darwis Triadi

- Makna Hidup adalah Perbuatan? Apa maksudnya? perbuatan yang mana? Perbuatan siapa?

- Belum tokoh yang merasa tokoh.

- Apa yang sudah SB perbuat? Track record?

- Dana kampanye setinggi itu dari mana?

- Pemborosan dana besar-besaran: Lebih baik dana kampanye digunakan untuk rakyat miskin atau beasiswa sekolah. Itu baru ’perbuatan’.

- Kasus iklan dengan Suster Apung

- Terlalu manis dalam kata-kata.

- Sandungan: dihubungkan dengan kasus artis ibukota istri pengacara

Prabowo Subianto: Riwayatmu dulu

Controllable Media

Uncontrollable Media

- Mantan Pangkostrad

- Konjen Kopassus

- 24 tahun mengabdi di militer

- Jendral bintang 3 di usia 46 tahun

- Pengusaha sukses, salah satunya di Timur Tengah

- Cerdas

- Berpengaruh

- Ketua HKTI

- Pembela petani, peduli rakyat kecil

- Melestarikan pasar tradisional

- Partai Gerindra

- Caleg dan simpatisan artis

- Partainya para Jendral

- Pensiun dini secara paksa dari dinas militer

- Sarat pujian sekaligus cercaan

- Sukses jalur khusus (KKN)

- Mantan menantu Soeharto

- Sangat berbau Orde Baru

- Menghapus masa lalu?

- Riwayat penderitaan aktivis di masa Soeharto?

- Usaha kudeta 1998?

- Cenderung memimpin dengan gaya militer

- Pertanyaan besar: Belum pernah jadi petani, mau membela petani? Bapak tau apa tentang petani?

Yusril Ihza Mahendra : Laksamana Cheng Ho

Controllable Media

Uncontrollable Media

- Beberapa kali capres

- Mantan Menteri Hukum, HAM dan Sekretaris Negara

- Ahli Tata negara

- Tokoh Nasional

- Popularitas tinggi/pamor

- Putra asli Babel (Bangka Belitung)

- Dukungan Gus Dur

- Ketua dewan Syuro PBB parpol Islam

- Nasionalis, demokratis

- Batasan Muda itu relatif

- Fokus: pemilih daerah, pemilih muda, pemilih rasional

- Berpengalaman mengatasi masalah bangsa

- Bintang sinetron, tokoh utama Laksamana Cheng Ho: personafikasi kehebatan dan kebijaksanaan sang pemimpin.

- Kasus korupsi di Setneg: Tanda tanya besar? Kasus di petieskan?

- Belum cukup kuat untuk RI-1

- Mantan suami Kessi Sukesih

- Pemilih lama: tidak simpati akibat Yusril menikah lagi dengan Rika Kato (philippino) : pertanyaan terhadap loyalitas

- Arogan, cenderung sinis

- PBB partai kecil, hanya bisa berhasil jika ada koalisi

- Kalah pamor dengan SBY, Megawati, Sri Sultan

- Melalui image Laksamana Cheng Ho, Yusril menarik simpati kaum blogger muda.

- Karismatik dalam diskusi dengan blogger, dipanggil dengan sebutan Om Yusril. Bahkan Yusril dibuatkan blog khusus.

- Diskusi di blog: Yusril mencoba klarifikasi atau pemutihan citra

Penutup

Fakta perbedaan yang besar antara pesan dalam controllable vs uncontrollable media di atas perlu dipelajari lebih lanjut oleh masing-masing pemilik brand, dan dicari solusinya untuk mengurangi tekanan suara publik. Iklan yang terlalu bombastis hanya akan merugikan, karena publik akan bereaksi. Publik butuh figur yang sincere (tulus). Tidak ada manusia yang sempurna. Publik pasti bisa mengerti itu. Tetapi terlalu melebih-lebihkan diri di atas proporsi, justru akan memunculkan kekurangan diri. Publik butuh keseimbangan.

Saran saya dari hasil riset ini bagi capres alternatif adalah, pelajari ulang pesan-pesan yang sudah digembar-gemborkan. Review lagi portfolio Integrated Marketing Communication (IMC) nya. Pasang iklan seperlunya saja. Perbanyak dialog, bertemu di dunia nyata dan di dunia maya dengan calon pemilih intelektual. Selamat melanjutkan perjuangan.

DIPOSTING OLEH Amalia E. Maulana PADA October 27, 2008

Brand Communication part 1

Posted by: bramuda on: November 15, 2008

”Brand Communication”

Oleh
Dr Asto S Subroto

Pelanggan sangat paham bahwa brand merupakan cerminan dari seberapa baik kualitas dari servis dan produk. Seberapa jelas diferensiasi dan positioning-nya. Dan berakhir pada seberapa besar total value yang bisa didapatkan pelanggan, baik itu keuntungan ekonomi maupun emosional.
Oleh karena itu, saat ini brand communication menjadi sebuah solusi jitu yang harus dilakukan agar pangsa pasar produk Anda bisa meningkat signifikan. Dan tentunya, solusi ini juga perlu dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh elemen yang ada dalam perusahaan Anda.
Brand communication yang perlu dilakukan terdiri dari brand visualization dan brand activation. Brand visualitation adalah bentuk komunikasi brand melalui proses visualisasi sehingga mudah dipahami dan diingat pelanggan secara cepat. Langkah ini bertujuan menciptakan memori kuat di benak pelanggan terhadap karakter brand perusahaan Anda.

”Brand Visualization”
Setidaknya ada dua usaha yang perlu dilakukan dalam menciptakan memori brand yang kuat di benak pelanggan melalui proses visualisasi brand. Antara lain, dengan logo dan promosi melalui iklan.
Logo memegang peranan sangat penting. Salah satu kemampuan tercepat manusia dalam memahami sesuatu adalah melalui visualisasi gambar atau lambang yang diterjemahkan sebagai logo. Untuk itu, visi perusahaan akan menjadi lebih cepat dipahami melalui peranan logo ini.
Salah satu contoh sukses dari penciptaan brand melalui logo adalah BNI. Di awal tahun 2004, BNI mengubah logonya. Hal ini dilakukan dalam rangka perubahan budaya internal yang akhirnya mengarah pada peningkatan kepuasan customer.
Dengan pergantian ini, BNI berusaha mendefinisikan konsep experience the brand sebagai sebuah bisnis layanan (service business). Intinya, BNI ingin fokus pada peningkatan layanan dan kepuasan dari customer.
Lalu, penciptaan memori brand lainnya adalah melalui strategi promosi dan iklan. Strategi ini telah banyak dilakukan oleh hampir semua perusahaan besar. Karena, dengan promosi atau iklan, customer menjadi lebih cepat belajar memahami positioning dan diferensiasi perusahaan Anda.

”Brand Activation”
Selain penerapan visualisasi brand, perusahaan Anda juga perlu melakukan brand activation atau aktivasi brand yang terarah sesuai dengan segmen pasar yang akan dituju. Aktivasi brand ini bertujuan meningkatkan jumlah customer baru yang loyal terhadap perusahaan Anda melalui penciptaan brand yang kuat, tentunya dengan menghadirkan keterlibatan customer.
Untuk mewujudkannya, bisa dilakukan public relation dan penyelenggaraan beragam event yang langsung melibatkan customer. Artinya, ada interaksi dua arah yang intensif antara customer dengan praktisi marketing di perusahaan Anda. Dengan demikian, transfer pengetahuan dan benefit dari perusahaan Anda akan berjalan sangat optimal.
Misalnya, ketika membidik target pasar sektor korporasi. Pada segmen ini, public relation memegang peranan sangat penting dalam mengomunikasikan brand perusahaan Anda secara tepat dan terarah. Bila dilakukan serius dan berhasil, karena sektor korporasi merupakan pasar yang gemuk, pangsa pasar perusahaan Anda bisa meningkat signifikan.
Salah satu contoh aktivitas nyata dari public relation ini adalah membuat komunitas yang berisikan banyak korporasi dengan kapitalisasi besar. Melalui komunitas ini, bisa dilakukan business gathering sebulan sekali yang melibatkan para pengambil keputusan di korporasi tersebut. Dengan begitu, akan lebih mudah membangun sebuah relasi yang mampu mentransfer informasi dan knowledge secara intensif. Pada akhirnya, bisa dihasilkan transaksi-transaksi bisnis yang nyata dan menguntungkan.
Contoh perusahaan yang sukses dan konsisten melakukan public relation adalah BCA. Lihat saja, sudah sejak lama BCA melakukan kegiatan public relation dengan membuat acara di televisi Bahkan, saat ini BCA memiliki dua program di dua stasiun televisi, Gebyar BCA di Indosiar dan Welcome to BCA.
Kedua acara tersebut dimanfaatkan BCA sebagai media komunikasi dan edukasi, sehingga akan tercipta hubungan yang kuat dengan customer-nya. Jadi, wajar saja kalau brand BCA menduduki peringkat pertama awareness (top of mind) dalam jajaran bank di Indonesia.
Selain public relation, perlu juga dilakukan berbagai kegiatan atau event. Misalnya kepada segmen pasar remaja intelektual. Segmen pasar remaja ini, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan eksekutif muda, merupakan pasar yang cerdas yang mampu mendefinisikan kelebihan-kelebihan perusahaan Anda lebih cepat. Juga, dengan kemampuan intelektualnya, segmen pasar ini akan bisa menjadi influencer atau customer yang mampu mempengaruhi orang-orang di sekitarnya untuk bisa menjadi customer Anda berikutnya.
Contoh penerapannya adalah dengan mengadakan berbagai macam seminar, pameran, dan workshop di banyak perguruan tinggi, komunitas intelektual, dan pesantren di seluruh daerah di Indonesia.
Strategi sukses mengomunikasikan brand dengan event, misalnya seperti yang baru saja dilakukan Softex. Perusahaan ini melakukan peremajaan brand dengan mengadakan banyak event yang sesuai dengan pangsa pasar yang dituju, yakni anak muda. Kenapa? Karena sebelumnya, di benak customer, brand Softex sangat identik dengan produk yang digunakan oleh segmen pasar orang berusia paruh baya atau tua. Alhasil, seperti yang terjadi sekarang, brand Softex kembali menjadi salah satu penguasa pasar di bisnisnya setelah berhasil meningkatkan pangsa pasar di segmen pasar anak muda.
Nah, berdasarkan deskripsi analisis di atas, brand communication melalui penerapan brand visualitation dan brand activation dapat menciptakan sebuah brand image, brand identity, dan brand integrity yang kuat dalam benak customer.
Dan akhirnya, brand communication juga akan melahirkan banyak customer cerdas yang memahami ketertarikannya dan kesetiaannya terhadap brand perusahaan Anda. Selain itu, pelanggan bisa menjadi customer yang berpengaruh dan menjadi pembela bagi brand perusahaan Anda, yang diistilahkan sebagai advocated customer. n

Dr Asto S Subroto,
Marketing & Research Specialist.

Untuk pertanyaan dan konsultasi,
pembaca dapat mengirimkan email ke
subroto8@rad.net.id

Page of my life

Calender of the top event

January 2012
M T W T F S S
« Mar    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Welcome to the Blog Of People whose care about education and lifestyle

My life

Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Blog Stats

  • 1,402 hits

Top Clicks

  • None

Top Posts

    Flickr Photos

    The Golden Gate

    Between the present and the past

    Alone in the storm

    More Photos
    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.